OWNER
Barus, Pelabuhan Kosmopolitan di Era Kedatuan Sriwijaya
Senin, 15 Januari 2018 - 19:40 WIB

Jalur Rempah/Jakarta

Barus, sebagaimana yang diberitakan oleh Ptolemy, merupakan sebuah pelabuhan kuno yang telah ada pada abad pertama Masehi. Dalam bukunya Geographyke Hyphegesis Barus disebut dengan nama Barousai (Ambary 1990, 57).

Ada kepastian bahwa Barus pada masa lampau merupakan sebuah pelabuhan yang terletak di pantai barat Sumatera dan sering dikunjungi saudagar asing, terutama saudagar yang datang dari arah barat (India, Persia, dan Timur Tengah).

Di pelabuhan ini diperdagangkan barang-barang komoditi dari Tiongkokm antara lain keramik dan manik-manik kaca, dari Timur tengah antara lain gelas kaca dari Persa dan Iraq (Ambary 1979).

Berdasarkan penelitian arkeologi yang pernah dilakukan di daerah Barus, dapat diduga bahwa pelabuhan ini telah dikenal oleh para saudagar asing sejak abad ke-1 Masehi.

Berbagai tinggalan budaya masa lampau yang menunjukkan identitas asalnya ditemukan di daerah ini, dari barang-barang kaca dari Persia, dan keramik dari Tiongkok. Diantara tinggalan budaya yang ditemukan di daerah ini ada sebuah prasasti yang menunjukkan identitas kelompok bangsa tertetu yang pernah tinggal di daerah ini.

Saudagar Arab, Ibn al-Faqih pada tahun 902 Masehi dalam catatannya menyebutkan bahwa Fansur (Barus) merupakan pelabuhan besar di pantai barat yang menghasilkan cengkeh, kapur barus, kayu cendana, dan pala.

Sulaiman al-Mahri, juga seorang saudagar Arab, melokasikan Fansur di pantai barat Sumatera di antara pelabuhan Singkel dan Pariaman, diseberang Niha (Nias) dan sedikit ke arah selatan Pulau Banyak. Berita Tionghoa menyebut tempat ini dengan nama Po-lu.

Nama Barus masih dipakai sebagai nama sebuah kota tingkat kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara. Letaknya sekitar 60 km dari Sibolga dan dapat di capai dengan kendaraan bermotor roda empat.

Dilihat dari lokasi geografisnya, Barus kurang strategis bagi perekonomian karena letaknya yang merupakan jalur pelayaran yang ramai pada waktu itu.

(Sumber diambil dari program Ebook kedatuan Sriwijaya Jalur Rempah)

 

Artikel Terkini

5 Rempah yang Mebantu Kontrol Gula Darah

Rabu, 24 Januari 2018 - 20:11 WIB