Kedah merupakan pintu barat dalam perdagangan dengan India dan Arab sejak masa klasik. Kreditasi: Fredy Susanto; Warsono; NGI.
Sumatra dan Sriwijaya
Senin, 15 Januari 2018 - 19:10 WIB

Jalur Rempah/Jakarta

Hasil hutan Sumatra merupakan salah satu komoditi penting dalam perdagangan antarbangsa; yang menjadi salah satu faktor kejayaan Sriwijaya. Komoditi yang cukup populer pada milenium pertama Masehi antara lain kapur barus, damar, storax (bahan dasar untuk membuat minyak wangi), myrolaban (bahan dasar untuk membuat bahan pencelup), candu dan benzoin (Wheatley 1961, 315-316)

Kapur baru merupakan produk alamiah dalam bentuk kristal yang dihasilkan dari sejenis pohon yang tumbuh d hutan tropis Sumatra, Kalimantan, dan Semenanjung Tanah Melayu. Dalam Istilah Latin phon kapur atau karas diberi nama taksonomi Aguilaria mallaccansis, tetapi buahnya diberi nama Dyrobalanop aromatika. Disebut "kapur barus" karena pohon karas tersebut tumbuh di daerah sekitar garis 3' LU di hutan tropis sekitar Barus (pantai barat Sumatera Utara).

Sesuai dengan namanya (Dryobalanop aromatika), daya tarik dari hasil pohon kapur adalah aromanya yang harum dan manfaatnya sebagai bahan ramuan obat. Kristal kapur dan juga minyaknya, tidak selalu ditemukan pada pohon karas (Aguilaria mallaccansis atau Cinnamomum camphora).

Para petani kapur biasanya menebang beberapa batang pohon secara sembarang, sebelum menemukan pohon yang mengandung kristal kapur. Dari sekian banyak pohon yang ditebang, mungkin tidak sampai 10% yang mengandung kristal kapur atau minyak  kapur. Akibat kelangkaannya, membuat harga kapur barus dan juga minyak kapur barus menjadi mahal.

Karena penebangan yang tidak memilih dan kurangnya keahlian dalam memilih pohon yang mengandung kristal, banyak pohon karas dihutan yang habis. Kegiatan penebangan dan perburuan ini suudah berlangsung lama, sekurang-kurangnya sejak abaad ke-6 Masehi (Wolters 1967,122).

Keadaan seperti ini tentu saja mengakibatkan langkanya pohon karas dan sekaligus langkanya kristal bahan baku kapur barus.

(Sumber diambil dari program Ebook kedatuan Sriwijaya Jalur Rempah)

Artikel Terkini

5 Rempah yang Mebantu Kontrol Gula Darah

Rabu, 24 Januari 2018 - 20:11 WIB