Ilustrasi (THINKSTOCK)
Rempah, Komoditi Berharga Incaran Dunia
Selasa, 9 Januari 2018 - 23:35 WIB

Jalur Rempah/Jakarta

Sudah sejak lama Nusantara menjadi incaran berbagai bangsa karena rempahnya yang kaya. Para pedagang berbondong-bondong mendatangi nusantara demi segenggam cengkeh.

Rempah yang biasa dijadikan bumbu dapur pada masa sekarang dahulunya menjadi komoditas yang paling banyak diburu oleh para penjelajah Eropa karena peminatnya yang banyak sedangkan produksinya hanya sedikit, Hal inilah yang membuat rempah menjadi seharga emas pada zaman dulu.

Penggunaan rempah pada zaman dulu juga tidak melulu untuk melezatkan makanan pada masa sekarang, tetapi juga untuk pengobatan, persembahan, bahkan untuk mengawetkan mayat.

Pada masa itu, perdagangan rempah di Nusantara telah menjadi wilayah perdagangan internasional. Jalur perdagangannya membentang dari Tiongkok, Asia Tengah, Laut Tengah hingga kemudian Eropa.

Tingginya nilai ekonomi rempah ini memicu bangsa-bangsa Eropa melakukan penjelajahan dunia untuk menemukan kepulauan rempah. Tujuannya agar mendapatkan rempah dengan harga murah.

Dua negara bersaing ketat menemukan sumber rempah-rempah yaitu Portugis dan Spanyol. Sedangkan Belanda dan Inggris menyusul kemudian.

Namun pada saat ini, dikarenakan produksi rempah yang banyak dan membuat pasokannya melimpah, harga rempah tidak lagi sefantastis dulu.

Artikel Terkini

5 Rempah yang Mebantu Kontrol Gula Darah

Rabu, 24 Januari 2018 - 20:11 WIB