Kayu Manis sangat baik untuk kesehatan perut (SHUTTERSTOCK)
Mengenal Kayu Manis
Kamis, 28 Desember 2017 - 08:59 WIB

Kompas.com/Jakarta

KOMPAS.com - Kayu manis merupakan salah satu rempah yang sering digunakan sebagai penambah rasa atau keharuman masakan atau minuman hangat. Tak hanya itu, kayu manis ternyata memiliki manfaat lain untuk tubuh. Apa sajakah?

Kayu manis mengandung bahan yang disebut cinnamaldehyde. Rasa pedas yang terasa ketika mencicipi kayu manis datang dari zat yang dinamakan beta-caryophyllene. Sementara linalool, memberikan aroma wangi bunga yang sedikit tajam. Zat lain, seperti eugenol, anethole cinnamyl acetate, juga merupakan pembuat aroma dan rasa unik kayu manis. Kandungan-kandungan tersebut hanya ada pada beberapa tumbuhan lain, seperti pala, cengkeh, dan rami.

Kayu manis juga dipercaya kaya akan kandungan antioksidan yang bisa melawan radikal bebas perusak sel-sel tubuh. Lainnya, kayu manis juga memiliki kandung antimikrobial, antiseptik, antijamur, antibiotik, stimulan, dan lainnya. Zat-zat ini membuat kayu manis efektif untuk mengobati beberapa tipe infeksi, dan bahkan dipercaya pula bisa membantu proses kognitif.

Namun, kayu manis juga memiliki zat bernama coumarin, yang bisa beracun bagi ginjal dan hati jika dikonsumsi berlebihan. The German Federal Institute for Risk Assessment mengatakan, bahwa konsumsi coumarin tidak boleh melebihi kapasitas 0,1 mg per kilogram berat tubuh setiap harinya. Konsumsi kayu manis berlebihan juga bisa menyebabkan mual, muntah, wajah memerah, bibir bengkak, rasa terbakar pada paru-paru dan dada jika terhirup.

Artikel Terkini

Bonggol-bonggol Tua Penanda Sejarah

Kamis, 18 Januari 2018 - 10:59 WIB

Mengamankan Selat Malaka

Rabu, 17 Januari 2018 - 18:08 WIB

Dahulu Diperebutkan, Kini Terpinggirkan

Selasa, 16 Januari 2018 - 20:22 WIB