A panorama of Run Island in the Banda Islands, Maluku. (THE JAKARTA POST FROM SHUTTERSTOCK)
Mereka yang Tak Menjejakkan Kaki di Maluku
Kamis, 7 Desember 2017 - 19:35 WIB

National Geographic/Jakarta

Rempah telah menjadi penggerak utama globalisasi dan konektifitas antar wilayah di berbagai dunia, karena saat itu rempah menjadi komoditi yang paling dicari oleh para penjelajah Eropa dikarenakan harganya yang setara dengan emas.

Rempah jugalah yang membawa perubahan dalam peradaban dunia. Berkat rempah pula banyak muncul nama penjelajah dan para pedagang masyhur. Sebut saja Marco Polo atau Ibnu Battuta yang pernah singgah di pulau Sumata.

Namun, Tak Semua penjelajah mencapai daerah tujuannya. Christoffa Corombo-atau yang dikenal sebagai Christopher Colombus-yang awal pelayarannya bertujuan untuk menemukan Kepulauan rempah, namun justru menemukan dunia baru di Amerika Selatan.

Atau, Ferdinand Magellan yang tewas saat pertempuran di Filipina. Setelah Magellan terbunuh pelayaran dilanjutkan oleh Juan Sebastian del Cano. Armada itu berlayar dari Maluku, lalu ke Timor, menyebrangi samudra Hindia hingga ke Tanjung Harapan.

Artikel Terkini

Bonggol-bonggol Tua Penanda Sejarah

Kamis, 18 Januari 2018 - 10:59 WIB

Mengamankan Selat Malaka

Rabu, 17 Januari 2018 - 18:08 WIB

Dahulu Diperebutkan, Kini Terpinggirkan

Selasa, 16 Januari 2018 - 20:22 WIB