Sail on: A traditional padewakang ship, with its signature sewn-plank and lashed-lug design, sails the seas in West Sulawesi. MUHAMMAD RIDWAN ALIMUDDIN/FILE JAKARTA POST
Naval Power dan Sea Power
Selasa, 21 November 2017 - 09:46 WIB

Jalur Rempah/Jakarta

ada dua kekuatan laut untuk membangun negara maritim, dengan daya jangkau wilayh operasi yang berbeda, namun tujuannya sama untuk mengamankan kepentingan ekonomi negara maritim. kekuatan laut yang dimaksud adalah naval power dan sea power.

Naval power ialah armada laut kerajaan/negara yang dioperasikan di kawasan laut dalam batas wilayah teritorial suatu negara. sedangkan Sea power adalah bentuk penguasaan wilayah laut dengan menggunakan armada laut yang tangguh, yang diperuntukkan pada kawasan laut yang strategis, terutama untuk menjamin kelancaran pelayaran dan perdagangan luar negeri.

Dua aspek tersebut, kata Mahan merupakan prasyarat yang mendukung suatu negara menjadi negara maritim. dengan cara pandang ini, kita dapat mengelaborasi sejarah kerajaan-kerajaan yang pernah berjaya di Nusantara, khusunya kerajaan yang dipandang sebagai kerajaan maritim.

Dua kerajaan yang kerap dilekatkan dengan predikat maritim adalah sriwijaya dan Majapahit. Tak asing lagi bagi kita bahwa kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan yang superior pada masanya.

Sriwjaya sendiri berkuasa di sekitar abad 7 sampai abad 12 masehi dengan memegang peran penting sebagai kerajaan maritim yang memanfaatkan naval power dan sea power dengan mengendalikan jalur perdagangan antara India dan Tiongkok, yakni dengan penguasaan Selat Malaka dan Selat Sunda sekaligus menjadi negara maritim terkuat di wilayah Asia Tenggara.

(Artikel diambil dari buku Sejarah Maritim Indonesia karya Abd Rahman Hamid)

Artikel Terkini

Kota Pelabuhan, dan Jaringan Perdagangan Islam

Minggu, 10 Desember 2017 - 19:31 WIB

Munculnya Kota-Kota Pelabuhan Baru

Minggu, 10 Desember 2017 - 18:26 WIB

Mereka yang Tak Menjejakkan Kaki di Maluku

Kamis, 7 Desember 2017 - 19:35 WIB