Biji dan bunga pala dijemur warga Desa Gamtala, Kecamatan Jailolo, Maluku Utara, Sabtu (18/5/2013). AMANDA PUTRI/KOMPAS
Rempah, Penyebab Awal Kolonialisme di Tanah Air
Selasa, 29 Agustus 2017 - 08:48 WIB


Silvita Agmasari

Kompas.com/Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah Kolombus pulang dari penjelajahannya tahun 1493, Kerajaan Spanyol bergerak cepat. Sesuai standar diplomatik abad ke-15 untuk mengklarifikasi cakupan berlayar di masa mendatang.

Vatikan yang waktu itu menjadi institusi kehakiman baik duniawi maupun akhirat akhirnya memberi kedaulatan kepada Spanyol atas tanah yang dikunjungi Kolombus.

Namun Portugis tak terima, dan meduga keputusan Paus berdarah Spanyol saat itu berat sebelah. Lewat negosiasi panjang di Kota Tordesillas, Spanyol, akhirnya keluar Perjanjian Tordesillas. Perjanjian ini mengatur wilayah kedaulatan masing-masing negara. Masing-masing diberikan wilayah garis bujur sekitar 1.185 mil dari kepulauan tanjung Verde. Spanyol dapat bagian barat, Portugis dapat bagian timur. Perjanjian tersebut layaknya membagi dunia menjadi dua wilayah.

Pada akhirnya Perjanjian Tordesillas memberi keuntungan untuk Portugis. Lagipula perjanjian tersebut dianggap tak efektif, karena tak ada cara akurat mengukur batas wilayah pada zaman tersebut.

Tahun 1497, penjelajah asal Portugis Vasco da Gama memulai penjelajahan dunia sampai di India. Dari sana penjelajahan bangsa Portugis terus berlanjut ke jantung Asia. Tahun 1511, perjalanan berlanjut ke Teluk Benggala, kemudian ke Pelabuhan Malaka. Digambarkan Portugis, Malaka adalah pelabuhan laut terkaya di dunia saat itu. Menjadi tempat transit dari jenis rempah paling mahal seperti cengkeh, pala, dan bunga pala dari kepualuan yang masih misterius.

Antonio de Abreu pada saat jatuhnya Malaka, Desember 1511, memimpin penjelajahan menemukan Maluku. Dengan tiga kapal kecil dan pemandu lokal, akhirnya de Abreu sampai di Kepulauan Banda dan kembali dengan muatan buah dan bunga pala.

Rekan de Abreu, Francisco Serrao tahun 1512 akhirnya sampai di Ternate dan mendapat kepercayaan untuk membantu Ternate yang berkonflik dengan Tidore.

Inilah awal mula dari kolonialisme di Tanah Air. Semua dimulai dari Pulau Rempah dan ambisi para penjelajah dunia menemukan yang berakhir menguasai Pulau Rempah.

Artikel Terkini

Kota Pelabuhan, dan Jaringan Perdagangan Islam

Minggu, 10 Desember 2017 - 19:31 WIB

Munculnya Kota-Kota Pelabuhan Baru

Minggu, 10 Desember 2017 - 18:26 WIB

Mereka yang Tak Menjejakkan Kaki di Maluku

Kamis, 7 Desember 2017 - 19:35 WIB