Rempah-rempah Indonesia yang memperkaya kuliner Indonesia di Frankfurt Book Fair (FBF) 2015 di Frankfurt, Jerman. SARIE FEBRIANE/KOMPAS
Mengapa Rempah-rempah Begitu Diburu pada Zaman Dahulu?
Senin, 28 Agustus 2017 - 11:39 WIB

Silvita Agmasari

Kompas.com/Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Perjalanan rempah sejatinya telah berlangsung ribuan tahun sebelum masehi. Namun sejarah dunia mencatat perburuan rempah terbesar di dunia terjadi pada abad ke-15, saat bangsa Eropa berlomba-lomba mencari daerah pusat penghasil rempah.

Persaingan sengit atas rempah terjadi antara empat negara raksasa di Eropa saat itu. Mereka adalah Spanyol, Portugis, Inggris, dan Belanda. Tak sedikit energi yang habis untuk percarian rempah. Mulai dari biaya tinggi untuk penjelajahan selama bertahun-tahun, perang antar negara, dan pembantaian masyarakat lokal yang dianggap membangkang.

Mengapa rempah begitu menggoda bangsa Eropa? Apa sebenarnya manfaat rempah hingga segalanya dikorbankan?

"Cita rasa hanyalah salah satu dari sekian banyak daya tarik rempah-rempah yang menyajikan jauh lebih banyak nuansa eksotis ke atas meja makan daripada yang pernah kita bayangkan," tulis Jack Turner dalam bukunya Sejarah Rempah dari Erotisme sampai Imperialisme (2011).

Selain penyedap makanan yang menjadi pertarungan gengsi bangsawan di meja makan, rempah menurut Turner punya manfaat yang lebih variatif di Eropa sana. Beberapa di antaranya mungkin dianggap tak biasa di masa kini.

Misalnya sebagai pengawet makanan, obat, proses penguburan jasad, pewangi ruangan, sarana pemujaan, hingga sebagai pembangkit gairah seksual. Rempah sejatinya sudah dimanfaatkan sejak bangsa Mesir Kuno.

Dari manfaat rempah yang begitu beragam, nilai rempah sempat melebihi logam mulia seperti emas pada zaman dahulu.

Pencarian rempah di "dunia baru" oleh bangsa Eropa pada abad ke-15 pertama kali dilakukan oleh Kristoforus Kolombus, pejelajah asal Italia yang dipekerjakan oleh Kerajaan Spanyol pada 1492. Namun penjelajah asal Portugis, Vasco Da Gama yang sebenarnya menjadi pioner Jalur Rempah pada tahun 1497.

Artikel Terkini

Cengkeh, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:23 WIB

Harum Rempah, Derita Petani

Selasa, 17 Oktober 2017 - 13:11 WIB